Kamis, 07 Oktober 2010

KESENDIRIANKU, SAHABATKU

Dalam hening ku terpaku
Terbayang ,,akan dirimu yang selalu menari di hidupku
Terbayang, akan wajahmu yang tenang
Terbayang ,akan merdunya suaramu yang mengisyaratkan cinta

Dalam diam ku merindu
Rindu akan sosokmu yang indah
Rindu akan senyummu yang damaikan jiwa
Rindu akan kasih tulusmu

Sahabatku...........
Taukah engkau???
Hari ini aku rindukan lagi
Waktu terlewati penuh bahagia
Waktu terlampaui penuh cinta

Sahabatku........
Taukah engkau???
Hari ini kutatap lagi wajah ini
Dihadapan cermin yang tersenyum kejut
”kini engaku sendiri”
Cermin berucap, membuat hati ini semakin teriris

Sahabatku…….
Dan sadarkah engkau???
Hari ini aku cari lagi!!
Waktu yang bisa membawaku kembali....
Kembali saat kita mengukir mimpi.......

Tapi?????
Apa yang kuetemui????
Kosong,lengang,dan sepi....
Ternyata aku memang telah sendiri
T’kan ada kau lagi
Yang biasa menuntun kaki ini
Dalam jalan – jalan penuh duri

Apa lagi yang kutemui???
Fakta bahwa semua ini
Bukanlah sekedar mimpi...

Sedih, sakit dan pilu..
Menyesakkan helai nafasku
Saat belenggu rindu
Merantai dalam jiwa ini

Sahabatku.......
Kini aku sendiri
Berjalan sendiri
Menghindar juga sendiri
Dari peluru kehidupan
Yang selalu membidik
Jalan – jalan mimpi ini...

Sahabatku......
Ternyata aq sendiri lagi
Menata hati yang selalu diguncang waktu
Waktu yang tak pernah mati
Membawa tongkat hidup ini juga sendri

Sahabatku.....
Kini aku sepi..
Melawan kerasnya hantaman kehidupan
Yang bisa membunuh semua isyrat cinta
Yang selalu tertanam di jiwa ini

Sahabatku.....
Kini aku sepi
Menantang dunia sendiri
Menatap sinarnya mentari juga sndiri
Tanpa genggaman erat tanganmu lagi

Sahabatku......
Kuucapkan lagi sebuah rasa itu
Sepi, luka,duka dan rindu
Selalu menghampiri waktu2 ku
Adakah kau merasakannya?????

Sahabatku.......
Kuingatkan lagi
Betapa waktu itu amat berarti
T’mampu ku cegah ketika ia pergi
T’mampu kita miliki sampai mati
Ternyata semuanya berhenti sampai disini

Sahabatku.......
Kini ku caba
Dan selalu kucoba,terima kesendirian inu
Meski tangan kosong hanya mengenggam angin
Barharao angin t’kan menyapu jejak2 mu
Berharap burungkan selalu bernyanyi merdu
Membawa kabar baik dari dirimu

Sahabatku.........
Kini kucoba
Dan sellau kucoba tegar menanti
Biar waktu memenggal kebersamaan ini
Biar waktu menjawab
Akan jadi apa rasa ini

Sahabatku.........
Izinkan aku merindukanmu
Izinkan aku menyebut namamu
Kala sepi dan rindu menyelusup
Kedalam kehidupanku yang baru

Izinkan akau menyimpanmu
Dalam sejarah hidupku.....

Izinkan aku untuk tetap mencintaimu

Izinkan aku untuk tetap mencintaimu

Dan izinkan aku untuk tetap mencintaimu

Karena engkau sangat berarti
Sahabatku!!!!!!


Medan , 06 oktober 2010

Tidak ada komentar:

Posting Komentar