Rabu, 28 Maret 2012

TANGISAN BERDARAH SIKECIL DI BUMI PARA NABI

Bisa aku lihat siapa DIA.......
dia layaknya seperti anakku, yang seharusnya tertawa dalam sebuah rumah kecil, indah bak surga,,,, jikapun dia tdk tertawa, dia boleh menangis,,, tapi layakkah dia menangis ditempat seperti itu????
menjerit....
ketakutan....
kelaparan........
ahhhhhhh g tau mau bilang apa lagi,,,,, semua nya telah membuat aku bungkam,,,,,, merasa seperti dicambuk.. dengan pola hidup kita yang terlalu banyak tertawa.... sedang disana untuk bernafaspun sulit.... dengan pola hidup yang semua serba " dimanjaain " sedang disana yang seharusnya dimanja tak tau mau bermanja pada siapa.... dengan pola hidup yang selalu mengeluh... sedang dia disana mencoba untuk siap meski nyawa yang jadi imbalannya.. kubayangkan,,,,,, dia itu ankkku,,,,, adikku.... ibuku.... ayahlku....... bisakah aku diam????? masih pantaskah untukku tertawa.....
jawab dong des........ jawab......... katakan padaku apa yang bisa aku lakukan untuk kembalinya senyumannya..... katakan padaku apa yang bisa aku lakukan untuk mengembalikan damainya negeri para nabi.... walau aku bukanlah hamba hafal alqur'an 30 juz... walau aku bukanlah hamba yang tau dan hafal banyak hadist..... walau aku bukanlah hamba yang taat.... walau aku buknalh........ ahhhhh cukup Allah saja yang tau diri yang hina ini meski aku tak punya itu semua..... tapi,,,, izinkan aku tuk benar2 berharap agar an-nur :55 cepat terwuju demi tegaknya kalimat suci " lailahaillallah,,,,muhammadarrosulullah" agar tangis sikecil dibumi para nabi dapat tergantikan dengan senyuman
surga untukmu duhai para mujahid / mujahidah kecil

3 komentar:

  1. bagus teh blognya... blog ini dah saya ikuti di tunggu di blog saya teh....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
    2. assalamu'alaikum.....

      makasi didin.....
      ne yg sms teteh kn???

      teteh juga dah ikuti blog didin.....

      heheheh

      Hapus